Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Muhammadiyah Batam didirikan sebagai wujud komitmen Persyarikatan Muhammadiyah dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang unggul di bidang teknologi informasi, khususnya di wilayah Kota Batam dan Kepulauan Riau. Kehadiran STIKOM Muhammadiyah Batam merupakan bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berorientasi pada pencerdasan kehidupan bangsa dengan landasan nilai-nilai Islam berkemajuan.
STIKOM Muhammadiyah Batam secara resmi berdiri pada 17 April 2013, berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia. Pendirian kampus ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten di bidang ilmu komputer dan teknologi informasi, seiring pesatnya perkembangan industri dan teknologi digital di Kota Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan internasional.
Sejak awal berdirinya, STIKOM Muhammadiyah Batam memfokuskan diri pada penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas dengan mengintegrasikan penguasaan teknologi, profesionalisme, serta nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. Kurikulum yang diterapkan dirancang agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja, sehingga lulusan memiliki daya saing dan mampu berkontribusi secara nyata bagi masyarakat.
Dalam perjalanannya, STIKOM Muhammadiyah Batam terus melakukan pembenahan dan pengembangan, baik dari sisi akademik, sumber daya manusia, sarana prasarana, maupun tata kelola institusi. Kampus ini juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), pemerintah, maupun dunia industri, guna meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi.
Hingga saat ini, STIKOM Muhammadiyah Batam telah meluluskan banyak alumni yang berkiprah di berbagai sektor, khususnya di bidang teknologi informasi, pendidikan, dan industri digital. Dengan semangat pembaruan dan visi ke depan, STIKOM Muhammadiyah Batam terus berupaya menjadi perguruan tinggi unggul yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu komputer, pembangunan bangsa, serta dakwah Muhammadiyah melalui pendidikan.
